TAHUKAH KAMU, ADA 5 JENIS PERPUSTAKAAN DI INDONESIA

Tangerang Selatan, 24 November 2023

Halo Sobat Perpus. Apakah kamu termasuk orang yang senang ke perpustakaan? Untuk mencari buku bacaan, belajar, atau hanya ingin bersantai dan mencari ketenangan dan suasana dingin. Apapun tujuan kamu, tidak ada yang salah. Karena salah satu fungsi perpustakaan adalah memang sebagai sarana rekreasi. Karena itu, kita bisa jadikan perpustakaan sebagai tempat untuk melepas penat dan bersantai.

Perpustakaan berasal dari kata pustaka, yang artinya kitab atau buku. Sedangkan istilah perpustakaan menurut Sulistyo-Basuki, 1991 adalah sebuah ruangan, bagian sebuah gedung ataupun gedung itu sendiri yang digunakan untuk menyimpan buku dan terbitan yang biasanya disimpan menurut tata susunan tertentu untuk digunakan pembaca, bukan untuk dijual. Sedangkan menurut UU Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan, disebutkan bahwa Perpustakaan adalah institusi pengelola koleksi karya tulis, karya cetak, dan/atau karya rekam secara profesional dengan sistem yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi dan rekreasi para pemustaka.

Tahukah kamu, bahwa di Indonesia terdapat 5 jenis perpustakaan? Ingin tahu lebih jelas mari kita simak satu persatu. Dalam kesempatan kali ini, yang akan kita bahas adalah perpustakaan fisik yang ada di Indonesia.

Lima jenis perpustakaan yang ada di Indonesia:
1.Perpustakaan Umum
Perpustakaan ini diselenggarakan oleh pemerintah, bisa pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, kecamatan, dan desa, serta dapat juga diselenggarakan oleh masyarakat. Pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota menyelenggarakan perpustakaan umum daerah yang koleksinya mendukung pelestarian hasil budaya daerah masing-masing dan memfasilitasi terwujudnya masyarakat pembelajar sepanjang hayat. Contoh perpustakaan umum : Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Bogor, Perpustakaan Umum Kota Kediri.
2.Perpustakaan Khusus
Perpustakaan khusus ialah perpustakaan yang secara khusus menyediakan bahan perpustakaan sesuai dengan kebutuhan pemustaka di lingkungannya. Perpustakaan khusus memberikan layanan kepada pemustaka di lingkungannya dan secara terbatas memberikan layanan kepada pemustaka di luar lingkungannya. Contoh perpustakaan khusus : Perpustakaan Kementerian Keuangan, Perpustakaan Kementerian Pertanian.
3.Perpustakaan Sekolah/Madrasah
Seperti Namanya, perpustakaan ini diselenggarakan oleh sekolah/madrasah. Perpustakaan sekolah/madrasah wajib memiliki koleksi buku teks pelajaran yang ditetapkan sebagai buku teks wajib pada satuan pendidikan yang bersangkutan dalam jumlah yang mencukupi untuk melayani semua peserta didik dan pendidik, serta mengembangkan koleksi lain yang mendukung pelaksanaan kurikulum pendidikan. Sekolah/madrasah mengalokasikan dana paling sedikit 5% dari anggaran belanja operasional sekolah/madrasah atau belanja barang di luar belanja pegawai dan belanja modal untuk pengembangan perpustakaan. Contoh perpustakaan sekolah/madrasah : Perpustakaan SD Islam Al Azhar Bekasi, Perpustakaan Madrasah Aliyah Negeri 2 Mojokerto.
4.Perpustakaan Perguruan Tinggi
Setiap perguruan tinggi menyelenggarakan perpustakaan yang memenuhi standar nasional perpustakaan dengan memperhatikan Standar Nasional Pendidikan. Perpustakaan Perguruan Tinggi memiliki koleksi, baik jumlah judul maupun jumlah eksemplarnya, yang mencukupi untuk mendukung pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Setiap perguruan tinggi mengalokasikan dana untuk pengembangan perpustakaan sesuai dengan peraturan perundang-undangan guna memenuhi standar nasional pendidikan dan standar nasional perpustakaan. Contoh perpustakaan Perguruan Tinggi : Perpustakaan Politeknik Keuangan Negara STAN, Perpustakaan Universitas Indonesia.
5.Perpustakaan Nasional
Perpustakaan Nasional merupakan Lembaga Pemerintahan Non Departemen (kini Kementerian) yang melaksanakan tugas pemerintahan dalam bidang perpustakaan dan berkedudukan di ibukota negara. Fakta menarik tentang Perpustakaan Nasional Republik Indonesia adalah merupakan perpustakaan tertinggi di dunia dengan tinggi sekitar 126 meter yang terdiri dari 27 lantai beserta basement. Pada setiap lantai terdapat koleksi buku dan berbagai macam fasilitas yang bisa kamu nikmati.

Perpustakaan Nasional memiliki tugas sebagai berikut:
a.menetapkan kebijakan nasional, kebijakan umum, dan kebijakan teknis pengelolaan perpustakaan;
b.melaksanakan pembinaan, pengembangan, evaluasi, dan koordinasi terhadap pengelolaan perpustakaan;
c.membina kerja sama dalam pengelolaan berbagai jenis perpustakaan; dan
d.mengembangkan standar nasional perpustakaan.
Selain melaksanakan tugas tersebut, Perpustakaan Nasional bertanggung jawab:
a.mengembangkan koleksi nasional yang memfasilitasi terwujudnya masyarakat pembelajar sepanjang hayat;
b.mengembangkan koleksi nasional untuk melestarikan hasil budaya bangsa;
c.melakukan promosi perpustakaan dan gemar membaca dalam rangka mewujudkan masyarakat pembelajar sepanjang hayat; dan
d.mengidentifikasi dan mengupayakan pengembalian naskah kuno yang berada di luar negeri.

Demikian informasi tentang lima jenis perpustakaan yang ada di Indonesia saat ini. Saat ini kita tidak perlu datang langsung untuk menikmati koleksi atau meminjam buku di perpustakaan. Sudah mulai banyak perpustakaan yang mengembangkan teknologi yang menyediakan fasilitas digital library untuk pemustakanya atau masyarakat secara umum. Semoga masyarakat Indonesia khususnya generasi muda dapat menjadikan membaca sebagai kegemaran hingga akhirnya menjadi budaya bangsa Indonesia. (RH).

Sumber referensi : UU No.43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2024 © Perpustakaan Politeknik Keuangan Negara STANTheme by SiteOrigin
Scroll to top